Masa kecilku aku jalani seperti anak kecil pada
umumnya yang tinggal di desa. Teman
sepermainanku dulu cuma sedikit, kakaku dan 3
kakak beradik tetanggaku, umur kami emang
tidak jauh brbeda, paling selisih 2 atau 4 tahun.
Kami berlima, aku, Ivan kakaku, 3 kakak beradik
Tono, Siroh dan Yayo. Aku dan Siroh selisih
umurnya cuma dua tahun, yg jelas aku lebih
muda.
Aku dan siroh sering dilarang ikut bermain
bersama anak lakilaki, ah sebel.. permainan
mereka kan lebih seru, mancing di wangan dekat
rumah, mencuri tebu, main layangan di sawah,
mandi di sungai, mencari serangga untuk di
bakar, ah menyenangkan sekali... tapi kami
berdua cuma kadang-kadang saja dibolehin ikut merka.
Kalo sudah begitu, kami main pasar-pasaran atau
masak-masakan dibelakang rumah. Kami bermain dengan
senjata seadanya dan memanfaatkan tanaman liar
yang tumbuh subur di pakarangan rumah, ada
kangkung-kangkungan, bayem-bayeman,
jembarak-jembarakan, dan banyak lagi tanaman
lainya. Kita ga tau nama asli tanaman itu, yang
kita tahu, tanaman itu bisa jadi ganti sayur-
sayuran di dapur.
Kalo bosan pasar-pasaran dan masak-masakan,
kita membuat boneka dari batang bambu dengan
rambut dari daun pisang yang di suwir-suwir.
boneka ini lumayan buat main-mainan, kalo
rambut daunnya udah mulai kering dan keriting,
diganti rambut daun yang baru. Lain hari, kita
berburu daun bayur yang masih muda untuk
dibikin bola, tanaman ini banyak ditemukan di
pekarangan-pekarangan kosong milik tetanggaku.
kalo kehabisan, kita mencari bayur naik sepeda berkeliling desa. Sangat menyenangkan menglotok
lapisan putih di balik daun bayur muda dan
membuatnya menjadi bola seukuran kelereng.
kalo bayurnya dapat banyak, bisa sampai
seukuran setengah bola tenis. Bisa sampai lupa waktu kalo nglotok daun bayur ini..
Dulu waktu kecil aku termasuk orang yang ga
bisa hidup tanpa tetangga. Mereka bener-bener
udah kaya keluarga bagiku.... tapi, semuanya
berubah ketika kita dewasa.. kenapa harus
berubah kalo itu lebih baik? Ngga tau ah... yang
jelas kita udah punya kehidupan sendirisendiri...
sumpah aku kangen banget suasananya...
haha.. hal macam itu sering terjadi ya? temen masa kecilku yang dulu maen brg tiap hari skrg ga pernah keluar rumah bwt maen ke rumah teman kecilnya yg rumahnya cuma sebelahan. begitu juga dengan saya. sementara kami masing2 tau, bahwa kami ada di dalam rumah kami masing2.
BalasHapuskenapa ya? sedih sebenarnya.. :)
huaaaa iya ul... Dan sekarang si yayo, temen dari kecil yg rumahnya d sebelah rumah sekarang lg nikah dan aku g diajak k nikahan dia T.Thuaaaa iya ul... Dan sekarang si yayo, temen dari kecil yg rumahnya d sebelah rumah sekarang lg nikah dan aku g diajak k nikahan dia T.T
BalasHapus